Rabu, 21 Maret 2012

Mts PKP Jakarta Islamic School | Facebook

http://www.facebook.com/mtspkpjis
Mts PKP Jakarta Islamic School | Facebook

pengambilan gambar robotik pkp jakarta islamic school untuk media masa


alhamdulillah robotik pkp jakarta islamic school dari waktu ke waktu mulai dikenal masyarakat, acara shooting atau pengambilan gambar untuk acara televisi terus dilaksanakan, diantaranya :
1. wisata sekolah sma, tvri
2. laptop si unyil, trans7
3. robocon, tvri
4. spacetoon
5. sun tv
6. robotika indonesia, kemkominfo
7. kemnas, kemanag
8. inovator, metrotv
9. inaicta, metrotv
10. e-lifestyle, metrotv
11. beranda, jaktv (siaran langsung)
12. inbox, sctv (siaran langsung)
13. wisata sekolah mts, tvri

robot mts pkp jakarta islamic school




robot mts pkp jakarta islamic school

Sarasehan seni budaya

Sarasehan Seni Budaya

PKP Jakarta Islamic School, 18 Januari 2012 bertempat di Aula Al – Kautsar menyelenggarakan kegiatan Sarasehan Pengembangan Pendidikan Seni Budaya. Kegiatan yang merupakan tindak lanjut nota kesepakatan antara PKP dengan Institut Kesenian Jakarta (IKJ) itu bertujuan untuk merumuskan program kerja sebagai realisasi kerjasama untuk tiga tahun ke depan.

Hadir dan memberi sambutan dalam kesempatan tersebut, Bapak Ir. Tb.M. Rais, Ketua Umum Yayasan PKP DKI Jakarta, dan Bapak Dr. Wagiono Sunarto, M.Sc., Rektor IKH. Hadir pula, Bapak Prof. Dr. Agus Suradika, Wakil Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta sebagai Keynote Speech sarasehan, Slamet Raharrjo Djarot, Ketua Senat IKJ dan budayawan Indonesia yang sering tampil pada TVRI dan Metro TV. Dalam urainnya, Slamet Raharjo Djarot dengan memukau  menyampaikan filsofi seni dan ajaran – ajaran Sunan Kalijaga dalam menyebarkan agama Islam. Ajaran – ajaran Islam dikemas demikian menarik dalam balutan seni adiluhung sehingga masyarakat dengan latar budaya Hindu – Budha menerima Islam dengan damai. Sebagai hasil sarasehan terumuskannya program kerja untuk tiga tahun kedepan yang terbagi kedalam tiga bidang yakni bidang pendidikan dan pelatihan, bidang produksi seni dan pertunjukkan/pementasan kesenian dan bidang humas promosi dan pendanaan. Pertama, program bidang pendidikan dan pelatihan meliputi : (1) Pelatihan guru seni budaya dan instruktur ekstrakurikuler bidang seni; (2)Worksop tentang sinematografi , melukis dan fotografi; (3) Mengembangkan silabus  mata pelajaran seni budaya setiap jenjang pendidikan dan silabus pengembangan diri seni; (4) Rintisan Kampus PKP sebagai Pusat Kesenian di wilayah Jakarta Timur; (5) Rintisan program studi sinematografi; (6) Rintisan lembaga pendidikan/perguruan tinggi berbasis komunitas; (7) Program pendidikan lanjutan starata satu dan pascasarjana bidang seni.

Kedua, program bidang produksi seni dan pertunjukkan/pementasan kesenian yang meliputi  : (1) Seni pertunjukkan dalam rangka Hari Ulang Tahun PKP dan Hari Pendidikan Nasional, pentas seni musik dan lagu, pentas acara di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) / Televisi dan tampil di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ)/Taman Ismail Marzuki (TIM); (2) festival/lomba yang diadakan di dalam dan luar PKP; (3) pameran dan bazaar seni lukis, kriya, fotografi dan sinematografi.

Ketiga, program bidang humas, promosi dan pendanaan yang meliputi (1) inventarisasi calon sponsor; (2) korespodensi dan pertemuan dengan para calon sponsor, menyuguhkan pertunjukkan apresiasi seni; (3) membuat bahan promosi; (4) merintis kerjasama dengan stakeholder; (5)melakukan fund rising; (6) mencari dana dari masyarakat; dan (7) penjualan produk – produk kriya. Pada acara pembukaan, hadirin yang terdiri dekan, para dosen dan staf IKJ serta pengurus, kepala bidang dan kepala unit kerja PKP mendapat  suguhan menarik dari penampilan seni para siswa. Arumba MTs mengawali acara pembukaan, disusul Rampak Gendang  MI, dan diakhiri penampilan Tari Saman SMA. Seluruh penampilan para siswa yang telah mendapat sentuhan Sanggar Seni PKP Jakarta Islamic School tersebut mendapat aplaus hadirin.



Informasi PSB / PPDB PKP Jakarta Islamic School

MENERIMA PESERTA DIDIK BARU

TAHUN PELAJARAN 2011/2012

 

Syarat Khusus

1.  TK. Islam/Play Group

a. Calon peserta didik,  telah berusia 3 tahun pada tanggal 11 Juli 2011

b. Menyerahkan foto kopi akte kelahiran/surat kenal lahir 1 (satu) lembar.

c. Menyerahkan foto kopi kartu keluarga (KK), 1 (satu) lembar.

d. Menyerahkan pas foto  ukuran 2 x 3 = 2 lembar dan 3 x 4 = 4 lembar terbaru

e. Melampirkan foto kopi  Akte kelahiran/surat kenal lahir

 

2.  SD Islam/MI (Madrasah Ibtidaiyah)

a. Calon peserta didik telah berusia 5 (lima) tahun 7 (tujuh) bulan pada tanggal 11 Juli 2011

b. Foto copy rapor TK semester ganjil kelompok B

c. Menyerahkan foto kopi kartu keluarga (KK) 1 (satu) lembar

d. Menyerahkan foto kopi akta kelahiran/surat kenal lahir 1 (satu) lembar

e. Menyerahkan pas foto terbaru ukuran 4 x 6 = 2 lembar

f. Melampirkan foto kopi  Akte kelahiran/surat kenal lahir

g. Menyerah surat keterangan dari TK atau sekolah asal

 

3.  SMP Islam/MTs(Madrasah Tsanawiyah)

a. Menyerahkan foto kopi Ijasah SD/atau sederajat yang telah dilegalisir 2 (dua) Lembar.

b. Menyerahkan foto kopi Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN) yang telah dilegalisir 2 (dua) lembar dan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN).

c.  Menyerahkan foto kopi Rapor 1 (satu) lembar yang telah dilegalisir

d. Calon peserta didik berusia setinggi-tingginya 18 tahun pada tanggal 11 Juli 2011

e.  Menyerahkan pas foto terbaru ukuran 2 x 3= 2 lembar dan 3x4 = 4 lembar

f. Melampirkan foto kopi  Akte kelahiran/surat kenal lahir

 

4.  SMA Islam

a. Menyerahkan foto kopi  Ijasah SMP/MTs atau sederajat 2 (dua) lembar.

b. Menyerahkan foto kopi Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN) yang dilegalisir 2 (dua) lembar dan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN).

c. Menyerahkan foto kopi  Rapor 1 (satu) lembar yang telah dilegalisir sebanyak 1 (satu) lembar

d. Calon peserta didik berusia setinggi-tingginya 21 tahun pada tanggal 11 Juli 2011.

e. Menyerahkan pas foto terbaru ukuran 2 x 3= 2 lembar dan 3x4 = 4 lembar

f. Melampirkan foto kopi  Akte kelahiran/surat kenal lahir

 

5.  SMK Islam

a. Menyerahkan foto kopi  Ijasah SMP/MTs atau sederajat 2 (dua) lembar.

b. Menyerahkan foto kopi Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN) yang dilegalisir 2 (dua) lembar dan  Nomor Induk Siswa Nasional (NISN).

c. Menyerahkan foto kopi  Rapor 1 (satu) lembar yang telah dilegalisir sebanyak 1 (satu) lembar

d. Calon peserta didik  berusia setinggi-tingginya 21 tahun pada tanggal 11 Juli 2011.

e. Menyerahkan pas foto terbaru ukuran 2 x 3= 2 lembar dan 3x4 = 4 lembar

f. Tidak mempunyai cacat fisik yang dapat mengganggu/

membahayakan kegiatan belajar calon peserta didik .

g. Melampirkan foto kopi  Akte kelahiran/surat kenal lahir

h. Surat keterangan Dokter

 

6.  PGTK Islam

a. Menyerahkan foto kopi  Ijasah SMA/SMK/MA sederajat atau STTB SMA/SMK/MA sederajat yang telah dilegalisir 2 (dua) lembar

b. Tidak memiliki kelainan fisik

c. Menyerahkan foto kopi transkip/ rapor 1 (satu) lembar

d. Menyerahkan pas foto terbaru ukuran 2 x 3= 2 lembar dan 3x4 = 4 lembar

e. Melampirkan foto kopi  Akte kelahiran/surat kenal lahir

 

7 STIKes

a. Warga Negara Indonesia

b. SMU/Sederajat/Madrasah Aliyah

c. Mengisi Formulir Pendaftaran Disertai :

§  FC Ijazah/Surat Keterangan Lulus

§  Pas Foto 4x6 sebanyak 3 lembar

§  Surat Keterangan Sehat dari Dokter

§  Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)

 

8.  Asrama

a. Calon santri telah lulus SD/MI atau SMP/MTs

b. Membeli formulir pendaftaran dan mengisinya, serta dilengkapi dengan : pas foto 3 x 4 sebanyak 4 lembar

c. Menyerahkan dokumen pendaftaran yakni :

§  Formulir pendaftaran yang telah diisi dan ditandatangani

§  Photo copy ijazah SD/MI atau SMP/MTs

d.  Melunasi biaya pendaftaran

e.  Mengikuti tes kemampuan Baca – Tulis Al – Qur’an

 

Catatan  :

-  Setiap penyerahan fhoto copy persyaratan calon peserta didik diwajibkan menunjukkan yang aslinya dan segera dikembalikan bila dinyatakan telah sesuai dengan aslinya.

-  Kepala sekolah dapat mengembalikan peserta didik kepada orang tua/wali murid dan atau mencabut status kepesertadidikannya pada unit Satuan Pendidikan apabila tidak dapat menunjukkan Ijasah dan SKHUN atau tanda kelulusan paket B hingga tanggal 30 Oktober 2011, dan kepadanya tidak mendapatkan hak pengembalian uang administrasi sekolah yang telah dibayarkan.

 

WAKTU DAN TEMPAT PENDAFTARAN

Waktu Pendaftaran

i.Gelombang I dan II untuk Tingkat Dasar

-  Hari/Tanggal : Senin, 03 Januari  2011 s.d. Jumat, 29 April  2011, mulai pukul 08.00 - 15.00 BBWI. (Gelombang I)

-  Hari/Tanggal : Sabtu, 30 April 2011 s.d. Senin, 23 Mei 2011, mulai pukul     08.00 – 15.00 BBWI  (Gelombang II)

ii.    Gelombang I dan II untuk Tingkat SLTP dan SLTA

-  Hari/Tanggal : Senin, 02 Mei 2011 s.d. Sabtu, 18 Juni 2011, mulai pukul 08.00 s.d 15.00 BBWI. (Gelombang I).

-  Hari/Tanggal : Senin, 20 Juni 2011 s.d. Sabtu, 09 Juli 2011, mulai pukul  08.00 s.d. 15.00 BBWI, (Gelombang II)

iii.    Gelombang III

-   Setelah tanggal 11 Juli 2011 khusus untuk Satuan Pendidikan yang belum terpenuhi daya tampung sesuai perencanaan.

iv.  Gelombang II dan III dapat ditiadakan apabila target penerimaan gelombang I telah memenuhi daya tampung

v. Khusus untuk Satuan Pendidikan :

-  TK Islam/KB : Mulai, Senin, 03 Januri 2011 s.d. Sabtu, 09 Juli 2011

-  PGTK Islam : Mulai Selasa, 03 Mei 2011 s.d  Rabu, 31 Agustus 2011.

B.Tempat Pendaftaran

Tempat pendaftaran calon peserta didik baru berlangsung pada masing-masing Satuan Pendidikan di ruangan khusus yang telah ditentukan oleh Panitia PPDB Unit Satuan Pendidikan dengan persetujuan Panitia PPDB Tingkat Koordinator dan untuk hal – hal yang belum jelas dapat ditanyakan pada panitia penerimaan siswa baru tingkat satuan pendidikan sebagai berikut:

a.

TK Islam

021 - 8706295/87711529

 (Ucu N)

b.

SD/MI

021 - 8728368

 (Sukarno)

c.

SMP/MTs

021 - 87708476

 (Lestari S.M)

d

SMA

021 - 8720627

 ( Nurlela)

e

SMK I

021 - 8728367

 (Khusnul K)

f.

SMK 2

021 - 8700113

 (Damayanti)

g.

PGTK

021 - 87711529

 (Siti Aminah)

h.

STIKes

021 - 8403657

 (David. Y)

Profil PKP Jakarta Islamic School

Pondok Karya Pembangunan DKI Jakarta kampus pendidikan bernuansa Islami untuk menyiapkan generasi muda yang berakhlak moral Islam, berbudaya Indonesia, berwawasan global, terampil dan professional.

Pondok Karya Pembangunan DKI Jakarta merupakan Proyek Monumental MTQ Nasional ke v Tahun 1972 yang disponsori bersama direktorat Jenderal Bimas Islam Departemen Agama, Pusat Dakwah Islam, Koordinator Dakwah Islam (KODI) DKI Jakarta, Yayasan Pendidikan Tinggi Dakwah Islam (PTDI) dan Panitia Nasional penyelenggara MTQ Nasional  ke  V Tahun 1972 dan didukung penuh oleh Gubernur Provinsi DKI Jakarta waktu itu, Bapak H. Ali Sadikin.

Pondok Karya Pembangunan DKI Jakarta berdiri diatas lahan aset Pemerintah Propinsi DKI Jakarta dengan lahan + 18 Ha, berlokasi di Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Jakarta Timur Kampus PKP diresmikan penggunaannya oleh Gubernur KDKI Jakarta pada tanggal 8 April 1976 dengan berbagai sarana dan prasarana kebutuhan pendidikan, latihan dan keterampilan.

Selanjutnya PKP sebagai penyelenggara pendidikan, berubah status menjadi badan hukum (yayasan) berdasarkan Akte Notaris R. Soerojo Wongsowidjojo Nomor 30 Tanggal 22 Juni 1977 bertepatan dengan hari jadi Kota Jakarta ke 449. Kepengurusan Yayasan ditetapkan dan dikukuhkan dengan keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta selaku Pembina. Sesuai saran Gubernur Provinsi DKI Jakarta pada saat menerima paparan Ketua Umum Yayasan PKP tanggal 31 Agustus 2007 di ruang Rapim Utama DKI Jakarta, kampus Pondok Karya Pembangunan DKI Jakarta berubah nama menjadi  Kampus Jakarta Islamic School.

ARTI LAMBANG
YAYASAN PONDOK KARYA PEMBANGUNAN
DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

 

Bentuk garis-garis melengkung

merupakan stilasi dari kubah masjid yang melambangkan secara harfiah tempat ibadah umat Islam

 

Letak dan huruf PKP DKI JAKARTA

menegaskan tentang lembaga penyelenggara

yang bernafaskan Islami

 

Warna logo bebas

dipilih/disesuaikan dengan kondisi tempat/alas/kebutuhan agar keberadaannya selalu menampakkan dan mencerminkan keharmonisan, keselarasan dan keseimbangan dengan lingkungan sekitar dan hubungan antarsesama

 

Pertimbangan filosofis, menampilkan gaya masa depan dengan bidang-bidang simetrik dalam kesederhanaan (minimalis)

 

VISI Dan MISI
YAYASAN PONDOK KARYA PEMBANGUNAN
DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

 

    VISI

Menjadi lembaga pendidikan yang bernafaskan Islam, berpandangan maju, berwawasan global serta tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa.

MISI

  1. Mempelopori penyelenggaraan pendidikan pelatihan dan keterampilan   secara terpadu dari tingkat Prasekolah hingga Perguruan Tinggi.
  2. Menciptakan suasana pendidikan yang bernuansa Islam, berbudaya Indonesia serta lingkungan yang asri.

TUJUAN

Mempersiapkan generasi bangsa yang berakhlak Islam, berbudaya Indonesia, berwawasan global, terampil dan professional dalam memasuki kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Sejarah PKP Jakarta Islamic School

Penyelenggaraan MTQ Nasional ke V Tahun 1972 di Jakarta yang berlangsung sukses, telah mencetuskan gagasan monumental tentang pendirian lembaga pendidikan dan keterampilan yang bernafaskan Islam dengan nama Pondok Karya Pembangunan (PKP) agar dapat memberikan manfaat langsung  bagi masyarakat.

Gagasan pendirian PKP di DKI Jakarta tidak terlepas dari peran tokoh masyarakat dan tokoh agama yaitu Letjend TNI (Purn) H. Soedirman, Laksamana Muda TNI(Purn) Dr. Muh. Sukmadi, Drs. H. Kafrawi Ridwan, MA dan Drs. H. AM. Fatwa dengan mendapat sambutan dan dukungan penuh dari Gubernur DKI Jakarta pada saat itu H. Ali Sadikin sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur KDKI Jakarta  N. D. III.b.14/23/1973 Tanggal 18 April 1973 tentang Pengukuhan Pembentukan Pondok Karya Pembangunan DKI Jakarta sebagai sarana pendidikan dalam ruang lingkup Madrasah dan Pesantren.

Dukungan tersebut berawal dari keprihatinannya setelah menyaksikan kondisi obyektif penyelenggaraan Madrasah (sekolah Islam) di DKI Jakarta pada periode tahun 1960-an yang memprihatinkan, baik dari segi fisik bangunan gedung, sarana prasarana belajar siswa, kualitas guru maupun materi pengajarannya.

Kondisi demikian menggugah dan mendorong Gubernur KDKI Jakarta untuk mengambil prakarsa dengan memberi prioritas dalam pola Rehabilitasi Tiga Tahun DKI Jakarta dengan “Program Dinamisasi Madrasah” dengan tujuan meningkatkan derajat dan mutu pendidikan madrasah setara dengan pendidikan umum.

Oleh karena itu, Dinamisasi Madrasah dan pendirian PKP merupakan kegiatan saling menunjang dalam mewujudkan pendidikan dan keterampilan yang bernafaskan Islam.

Program Dinamisasi Madrasah akhirnya dijadikan model di PKP DKI Jakarta pada saat itu dengan didirikannya Madrasah Tsanawiyah (MTs).

Tiga tahun setelah berdirinya PKP, yaitu tanggal 8 April 1976 Gubernur KDKI Jakarta H. Ali Sadikin meresmikan Kampus PKP di atas areal lahan +  18 hektar di Kelurahan Kelapa Dua Wetan Ciracas, Jakarta Timur. Tanggal 8 April ditetapkan sebagai Hari Lahir Kampus PKP DKI Jakarta.

Untuk keberlangsungan dan kesinambungan masa depan PKP DKI Jakarta maka bertepatan dengan HUT ke 450 Kota Jakarta tanggal 22 Juni 1977 dibentuklah Yayasan PKP DKI Jakarta sebagai Badan Hukum Pengelola berdasarkan Akta Notaris Raden Soerojo Wongsowidjojo Nomor 31.

Perkembangan selanjutnya, PKP tidak hanya mengelola Madrasah, tetapi juga mulai mendirikan dan mengelola sekolah umum, lebih banyak dibanding ke Madrasah.

Dalam upaya mengembangkan PKP sebagai Lembaga Pendidikan Islam bermutu dan prestisius di DKI Jakarta, pada tanggal 15 Juni 2005 Gubernur DKI Jakarta H. Sutiyoso mencanangkan Pembangunan dan Penataan Kembali Kampus PKP.

Selanjutnya dalam usianya yang ke -31 nama Kampus PKP mendapat tambahan identitas baru menjadi Kampus PKP Jakarta Islamic School. Tambahan identitas tersebut diharapkan dapat menambah bobot keberadaan lembaga sehingga dapat mengangkat citra PKP di masyarakat.

Pada saat ini PKP telah memiliki dan menyelenggarakan 8 (delapan) unit pendidikan yakni : TK Islam, SD Islam/MI, SMP Islam/MTs, SMA, SMK 1 (SMEA), SMK 2 (STM),  PGTK Islam dan STIKes dengan jumlah siswa dan mahasiswa sebanyak 2.200 orang.

Logo PKP Jakarta Islamic School




Logo PKP Jakarta Islamic School

MTs PKP Jakarta Islamic School

SEJARAH SINGKAT

Sejarah SMP Islam/MTs PKP tidak bisa lepas dari sejarah berdirinya Yayasan PKP. SMP Islam/MTs PKP merupakan lembaga pendidikan yang pertama didirikan di lingkungan Kampus PKP yakni tiga tahun setelah berdirinya Yayasan PKP, tepatnya pada tanggal 08 April 1976. Pendirian SMP Islam/MTs PKP merupakan upaya memperbaiki pandangan masyarakat tentang Madrasah yang dipandang sebelah mata.

Saat ini, SMP Islam/MTs PKP merupakan madrasah yang terakreditasi ”B”  Hal ini dikukuhkan dengan Piagam Akreditasi Madrasah Tsanawiyah No. KW.09.4/4/KP.08.8/3608/2005 tertanggal 03 Juni 2005 yang diterbitkan oleh Departemen Agama Kanwil Prov. DKI Jakarta.

Untuk menghadapi kemajuan zaman MTs PKP sedang berupaya merintis Sekolah /Madrasah yang berbasis IT dan ditunjang oleh kemampuan linguistik, terutama Bahasa Inggris untuk para siswanya.

 

VISI

Unggul dalam prestasi, berbasis teknologi informasi

(TI) dan berakhlak mulia.

MISI

1.    Melaksanakan nilai – nilai ajaran Islam

2.   Meningkatkan prestasi peserta didik dalam bidang akademik dan 

      non akademik

3.   Melaksanakan proses pembelajaran dan bimbingan sehingga dapat

      berkembang secara optimal sesuai dengan minat dan bakat yang

      dimiliki

4.   Melaksanakan proses pembelajaran dengan mengoptimalkan

      penggunaan media teknologi informasi

5.   Menumbuhkan semangat rasa percaya diri, saling menghargai 

      antar sesama warga madrasah dalam rangka persatuan nasional

      dan nilai – nilai kebagsaan

 

SUSUNAN ORGANISASI

Kepala Sekolah                           : Drs. Mundarih

Wakabid Kurikulum                    : Amin Ustadzi, S.Ag

Wakabid Kesiswaan                   : Soimun, S.Pd.

Pembina OSIS                            : Ananta Sanai, S.Pd.

Pembina ROHIS                         : Syabani, S.Ag.

Pembina Pramuka                       : Reni Ariyanti, S.Pd.

Pembina Keputrian                     : Kiki Rizki D P, S.Ag.

Pembina UKS                              : Tuti Alawiyah

Kepala Tata Usaha                     : Lestari Setiyo Maira, S.Pd.

Tata Usaha/Keuangan                : Syahlia Megawati

Tata Usaha                                 : Utomo, S.Pd.I.

Petugas Kebersihan                    :  Suryadi, Syamsudin

 

STAF PENGAJAR

NO

NAMA

MATA PELAJARAN

1.

Nanang A Hasan, S.Ag.

Sejarah Kebudayaan Islam

2.

Euis Srihayati, S.Pd.

Pengetahuan Alam

3.

Soimun.S. Pd

Pengetahuan Sosial

4.

Sukarno

Pengetahuan Alam

5.

Eko Muchdiyanto

Matematika

6.

Suwarto, S.Pd.

Pengetahuan Sosial

7.

Kiki Rizki D P, S.Ag.

BP dan  PLKJ

8.

Sulastri, S.Pd.

PKn

9.

Reni Ariyanti, S.Pd.

Matematika

10.

Euis Mulyani, S.Pd.

Kesenian

11.

Iin Sofiani, S.Pd.

Bahasa Inggris dan Public Speaking

12.

Anatta Sanai, S.Pd.

TIK

13.

Suheli, S.Pd.

Al-Quran Hadits

14.

Atjih, S.Pd.

Bhasa Indonesia

15.

Syabani, S.Ag.

Bahasa Arab

16.

Tuti Alawiyah, S.Ag.

Fiqih

17.

Amin Ustadzi, S.Ag.

Al-Quran Hadits dan Public Speaking

18.

Muhammad Ilham

Penjaskes

 

TATA TERTIB SISWA

·   Hadir di sekolah 10 menit sebelum kegiatan belajar.

·   Lapor kepada guru piket apabila terlambat, memberi

    kabar dengan surat atau via telepon apabila berhalangan hadir.

·   Hormat dan patuh kepada guru dan karyawan.

·   Bertutur kata yang baik, sopan dan Islami, menjaga ukhuwah

    Islamiyah sesama warga  sekolah.

·   Melaksanakan salat sunnah Dhuha, shalat Dzuhur dan shalat

   Jumat berjamaah di Mesjid Baitushshidqi.

·   Mengikuti kegiatan keagamaan yang diselenggarakan sekolah

    maupun yayasan.

·   Mengikuti upacara bendera setiap hari Senin dan hari

    besar nasional.

·   Memakai seragam sesuai ketentuan sekolah.

·   Berpenampilan bersih, rapih dan tidak bermake-up.

·   Membayar biaya administrasi sekolah sesuai

   jadwal pembayaran yang telah ditetapkan sekolah.

·    Memelihara sarana dan prasarana sekolah.

·    Menjaga ketertiban, keamanan, keindahan dan

     kekeluargaan sekolah.

·   Tidak terlibat dalam perkelahian, tidak menggunakan dan atau

    mengedarkan narkoba/miras/buku majalah/kaset/CD porno.

 

KEGIATAN EKSTRAKURIKULER

1.       Pramuka

2.       Angklung

3.       Paskibra

4.       Robotic

5.       PMR

6.       Band

7.       Seni Tari

8.       MTQ

9.       Basket

 

JADWAL KEGIATAN HARIAN

JAM KE

WAKTU

SENIN s.d. JUMAT

SABTU

1.

06.30 – 07.10

 

Belajar Mata Pelajaran

Kegiatan Ekskul

2.

07.10 – 07.50

3.

07.50 - 08.30

4.

08.30 - 09.10

 

09.10 - 09.40

Salat Dhuha

5.

09.40 – 10.20

 

Belajar Mata Pelajaran

 

6.

10.20 - 11.00

7.

11.00 - 11.40

8.

11.40 - 12.20

 

12.20 - 13.00

Istirahat & Sholat Dzuhur 

9.

13.00 - 13.40

Belajar Mata Pelajaran

 

10.

13.40 - 14.20

 

PRESTASI.

Prestasi

Jakarta Islamic School PKP


PKP Jakarta Islamic School

Pada era 1960-an, pendidikan agama masih terpinggirkan dan terkesan kurang tertata dengan rapi. Pada era itulah, Pondok Karya Pembangunan (PKP) lahir untuk menjawab tantangan zaman.

Penyelenggaraan MTQ Nasional ke-5 tahun 1972 di Jakarta berlangsung sukses. Dari kegiatan inilah kemudian muncul gagasan monumental untuk mendirikan sebuah lembaga pendidikan dan keterampilan yang bernafaskan Islam dengan nama “Pondok Karya Pembangunan” (PKP).

Gagasan pendirian PKP di DKI Jakarta tidak terlepas dari peran tokoh masyarakat dan tokoh agama, yaitu Letjen TNI (Purn) H. Soedirman, Laksamana Muda TNI (Purn) Dr. Muh. Sukmadi, Drs. H. Kafrawi Ridwan, MA, dan Drs. H. AM. Fatwa.

Di tambah lagi, adanya dukungan penuh Gubernur DKI Jakarta ketika itu, H. Ali Sadikin, yang tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur KDKI Jakarta N. D. III.b.14/23/1973 Tanggal 18 April 1973, tentang Pengukuhan Pembentukan Pondok Karya Pembangunan DKI Jakarta sebagai sarana pendidikan dalam ruang lingkup Madrasah dan Pesantren.

Dukungan tersebut berawal dari keprihatinannya terhadap kondisi obyektif penyelenggaraan Madrasah (sekolah Islam) di DKI Jakarta pada periode tahun 1960-an yang memprihatinkan—baik dari segi fisik bangunan gedung, sarana prasarana belajar siswa, kualitas guru maupun materi pengajarannya.

Bentuk keprihatinan Gubernur DKI Jakarta tersebut diwujudkan dengan “Program Dinamisasi Madrasah”. Bahkan, ia memprakarsai member prioritas dengan pola Rehabilitasi Tiga Tahun DKI Jakarta.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan derajat dan mutu pendidikan madrasah supaya setara dengan pendidikan umum. Dinamisasi Madrasah dan pendirian PKP merupakan kegiatan saling menunjang dalam mewujudkan pendidikan dan keterampilan yang bernafaskan Islam.

Program Dinamisasi Madrasah akhirnya dijadikan model di PKP DKI Jakarta pada saat itu, dengan berdirinya Madrasah Tsanawiyah (MTs). Tiga tahun setelah berdirinya PKP, yaitu tanggal 8 April 1976, Gubernur KDKI Jakarta H. Ali Sadikin meresmikan Kampus PKP di atas areal lahan ± 18 hektar, di Kelurahan Kelapa Dua Wetan Ciracas, Jakarta Timur. Kemudian, tanggal 8 April ditetapkan sebagai Hari Lahir Kampus PKP DKI Jakarta.

Pondok Karya Pembangunan DKI Jakarta merupakan Proyek Monumental MTQ Nasional ke-5 Tahun 1972, yang disponsori bersama direktorat Jenderal Bimas Islam Departemen Agama, Pusat Dakwah Islam, Koordinator Dakwah Islam (KODI) DKI Jakarta, Yayasan Pendidikan Tinggi Dakwah Islam (PTDI) dan Panitia Nasional penyelenggara MTQ Nasional  ke-5 Tahun 1972 dan didukung penuh oleh Gubernur Provinsi DKI Jakarta waktu itu, Bapak H. Ali Sadikin.

Selanjutnya, PKP sebagai penyelenggara pendidikan, berubah status menjadi badan hukum (yayasan) berdasarkan Akte Notaris R. Soerojo Wongsowidjojo Nomor 30 Tanggal 22 Juni 1977. Bertepatan dengan hari jadi Kota Jakarta ke-449, kepengurusan Yayasan ditetapkan dan dikukuhkan dengan keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta selaku Pembina.

Sesuai saran Gubernur Provinsi DKI Jakarta, saat menerima paparan Ketua Umum Yayasan PKP tanggal 31 Agustus 2007 di ruang Rapim Utama DKI Jakarta, kampus Pondok Karya Pembangunan DKI Jakarta berubah nama menjadi  “Kampus PKP Jakarta Islamic School”.

Perkembangan selanjutnya, PKP tidak hanya mengelola Madrasah, tetapi juga mulai mendirikan dan mengelola sekolah umum. Sebagai upaya mengembangkan PKP sebagai Lembaga Pendidikan Islam bermutu dan prestisius di DKI Jakarta, pada tanggal 15 Juni 2005 Gubernur DKI Jakarta H. Sutiyoso mencanangkan Pembangunan dan Penataan Kembali Kampus PKP.

Pada saat ini, PKP telah memiliki dan menyelenggarakan 8 (delapan) unit pendidikan yakni: TK Islam, SD Islam/MI, SMP Islam/MTs, SMA, SMK 1 (SMEA), SMK 2 (STM), PGTK Islam, dan STIKes dengan jumlah siswa dan mahasiswa sebanyak 2.200 orang.

Kampus PKP juga sering berpartisipasi dalam berbagai lomba atau olimpiade. Pada pertengahan Desember 2010 lalu, PKP Jakarta Islamic School mengikuti Lomba robotic the 12th International Olympiade Gold Coast Queensland Australia 2010. Tim Robotik PKP yang terdiri 17 siswa dari MTs dan SMA ini, berhasil meraih “Technical Award” untuk kategori robotik kreatif dengan menampilkan robot Tarian Michael Jackson.

Selain kampusnya yang luas serta fasilitasnya yang bagus, kampus PKP juga memiliki berbagai kegiatan ekstrakulikuler yang tentunya akan menarik perhatian siswa yang belajar di sana. Seperti Drum band, panjat tebing (wall climbing), sanggar seni, taekwondo, PMR, Rohis, dan beberapa eskul di bidang olahraga seperti bola basket, bulu tangkis, dan bola voli.

 

HUT ke-35

Pada tanggal 8 April 2011, PKP merayakan hari jadinya yang ke-35. Sederetan acara pun  diselenggarakan. Diawali sejak 15 Maret lalu, dengan kegiatan lomba unit sehat, Bakti Sosial, Pentas Seni, Donor Darah, serta apel HUT PKP ke-35 pada tanggal 8 April lalu.

Sebagai acara puncak, pada tanggal 14 April 2011, PKP menyelenggarakan Tabligh Akbar bersama Ustad Syahrul Syah, dengan tema meneladani Rasulullah SAW untuk melahirkan peserta didik yang beriman, berilmu dan beramal, serta berakhlakul Karimah.

Pada acara yang dihadiri oleh seluruh siswa PKP itu, Ustad Syahrul Syah berpesan kepada para siswa agar terus belajar dan jangan lupa untuk selalu berbuat baik kepada kedua orangtua. Beberapa kali juga diselingi dengan candaan lucu khas Ustad Syahrul Syah. Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, yang berencana hadir mendadak membatalkan, karena ada kegiatan lain.

Menurut dewan pembina yayasan PKP, KH. Kafrawi Ridwan, MA, PKP akan membangun beberapa asrama untuk para pelajar, sebagai awal kembali pada format pesantren. Ke depan, PKP harus bisa menjadi lembaga yang unggul di segala bidang, tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman. Dengan harapan, PKP bisa berkembang menjadi Universitas yang representatif bagi umat Islam dan menjadi pilar kebangkitan umat.