Selasa, 07 Agustus 2018

Dokumentasi MTs PKP Jakarta Islamic Schhol

 Tim Angklung
 Upacara Kemerdekaan RI
 Pasukan Pengibar Bendera Merah Putih
 Tari Tradisional
Manasik Haji
Keterampilan Agama
Hadroh

Gedung Utama Kampus PKP
Taman PKP

Tim Internasional Robotik MTs PKP
Silat
Robotik
Bapak Sofyan, Guru Olahraga MTs PKP

RAKER 2018/2019 dan Pemilihan Wakasis 2018-2020 MTs PKP

Alhamdulillah, Selasa (26/6/2018) dapat ikut menghadiri Rapat Kerja (raker) MTs PKP Jakarta Islamic School. Raker untuk tahun pelajaran 2018/2019 mengambil  tema, "Kita Tingkatkan Profesionalisme, Etos Kerja dan Kebersamaan." Peserta raker, guru dan karyawan tampak antusias dan bersemangat.

Raker merupakan rapat kerja. Rapat berarti 'tanpa celah', bisa juga 'pertemuan'. Dengan demikian raker dapat dimaknai sebagai pertemuan untuk menyusun program/rencana kerja untuk satu tahun ke depan. Program/rencana kerja yang disusun dengan tanpa celah disepakati secara bulat.

Dalam raker tentu akan banyak ide, gagasan, baik yang homogen maupun yang heterogen. Silang pendapat tentu ada, namun visi dan misi lembaga yang dipahami bersama dengan baik akan menyatukannya.
Evaluasi terhadap pelaksanaan program/rencana kerja tahun sebelumnya tentu dilakukan. Hambatan dan tantangan dalam pelaksanaan tentu menjadi bahan perbincangan. Namun, tentu tak ketinggalan muncul ide/gagasan baru untuk mengatasi sekaligus mengembangkan dan menyempurnakan program/rencana kerja yang akan datang akan hangat dibicarakan. Masalah diatasi dan hambatan dicarikan solusi.

Akhirnya, bila program/rencana kerja telah disusun, maka tekad bulat untuk melaksanakannya menjadi tanggung jawab bersama. Semua komponen berkomitmen menjalankannya dengan profesional, dilandasi etos kerja yang kuat dalam suasana kebersamaan sesuai tema raker. Selamat dan sukses selalu untuk MTs PKP.

Jumat, 3 Agustus 2018 tepatnya setelah melaksanakan sholat Dewan Guru MTs PKP mengadakan pemilihan wakil kepala madrasah bidang kurikulum.
Kedua orang calon tersebut adalah Bapak Syabani dan Bapak Antawijaya, para pemilih adalah dewan guru sebanyak 25 orang dan panitianya adalah karyawan yang tidak memiliki hal pilih.
Kegiatan tersebut berlangsung secara langsung, umum, bebas dan rahasia. Dalam prosesnya dipimpin oleh pengurus yayasan PKP diwakili oleh kepala bidang pendidikan, Drs Dedi Armadi.



Hasil dari pemilihan tersebut Bapak Antawijaya mendapat kepercayaan menjadi Wakasis MTs PKP Periode 2018-2018.
Dalam sambutannya Bapak Antawijaya mengucapkan innalilahiwainnalilahirojiun karena amanah ini merupakan sesuatu yang berat untuk dilaksanakan, akan tetapi akan terasa berjalan baik jika mendapatkan dukungan dari seluruh stakeholder madrasah.

Selamat dan semoga bisa menjalankan amanah dengan baik

Anatta Sannai

MPLS/M 2018



Pagi hari ini, Senin (16/7/2018) Kampus PKP Jakarta Islamic School mengadakan apel menyambut peserta didik baru tahun pelajaran 2018/2019 yang dihadiri jajaran Pengurus, Pengawas, Para Kepala Bidang dan Kepala Satuan Pendidikan/Bagian dan guru-karyawan di lapangan bola PKP. Dihadapan sekitar 650 -an peserta didik baru MTs, SMA dan SMK, Drs. K.H. Amidhan, Ph. D., Ketua Umum PKP Jakarta Islamic School menyampaikan sambutan apel sebagai berikut.

Pada pagi yang cerah ini, Senin 16 Juni 2018, atas nama Keluarga Besar PKP Jakarta Islamic School, Bapak mengucapkan Selamat Datang kepada anak-anakku sekalian, peserta didik baru MTs, SMA, SMK 1 dan SMK 2 PKP dalam acara apel pembukaan MPLS/M (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah/Madrasah). Yakinlah bahwa anak-anakku sekalian sudah tepat memilih PKP sebagai tempat untuk belajar dan meraih cita-cita masa depan. Karena PKP sebagai lembaga pendidikan yang telah berusia 42 tahun, akan terus memberikan yang terbaik bagi tercapainya impian dan cita-cita anak-anakku sekalian.

Kampus PKP Jakarta Islamic School merupakan lembaga pendidikan yang mengelola KB TK, MI, MTs, SMA, SMK 1, SMK 2 dengan mengedapankan pencapaian 3 P yakni Pelayanan, Penampilan dan Prestasi. Insya Allah dengan pelayanan pendidikan yang baik serta penampilan yang ada, maka prestasi anak-anakku akan dapat tercapai bersama-sama dengan guru guru PKP Jakarta Islamic School yang penuh dedikasi.

Saat ini, anak-anakku sekalian, jumlah siswa PKP sekitar 2000 orang. Mereka ada yang belajar di KB TK, kelas 2 -12 di MI, MTs, SMA dan SMK. Dengan demikian anak-anakku sekalian, peserta didik baru di PKP akan langsung memiliki dua saudara, yakni kakak-kakak dan sekaligus adik adik. Hal ini tentunya akan menambah persaudaraan kita bersama.

LDKS Advanced PKP JIS

PKP Jakarta Islamic School kembali mengadakan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) tingkat Advance bertempat di PKP, dan Bogor pada Selasa - Kamis (24 -26/7/2018). 

Dalam sambutannya, Ketua Umum PKP Jakarta Islamic School, Drs. K.H. Amidhan menyampaikan kunci sukses dalam kepemimpinan yang berlandaskan Alquran

  1. Pertama, berani menyeru kepada kebaikan (ma'ruf). Allah Maha Rahman, pemberi kebaikan. Rahman artinya  kebaikan. Kebaikan yang diberikan Allah tak mengenal suku dan agama. Siapa saja yang berusaha, maka Allah akan memberikan kebaikan dengan kesuksesan. Peserta LDKS, sebagai calon pemimpin tentu harus belajar menebar kebaikan agar dapat menggapai sukses.
  2. Kedua, mencegah perbuatan jahat (munkar). Saat ini kita hidup dalam kepungan kejahatan dari segala arah. Sebagai calon pemimpin, sudah semestinya peserta LDKS siap dengan kondisi yang ada. Bekali diri dengan ilmu dengan landasan iman dan takwa sehingga bukan saja dapat memberantas kejahatan tapi juga mencegahnya.

Selanjutnya, ada lima bekal untuk menjadi calon pemimpin sukses yang dapat disingkat dengan BDKST


Pertama, berani. Seorang pemimpin harus berani. Berani mimpi, ada diskusi berani mengemukakan pendapat, berani pula bertanya. Ketika ada pertemuan, duduk paling depan.

Kedua, disipilin. Disiplin waktu dan dalam memenuhi janji. Buah disiplin adalah trust, kepercayaan. Kepercayaan orang lain kepada kita yang harus selalu dijaga. Trust merupakan modal penting bagi setiap pemimpin.

Ketiga, kerja keras. Dalam konteks pelajar berarti belajar dengan sungguh-sungguh, tidak main-main. Kerja keras ini juga harus dibarengi dengan konsistensi, dijalankan dengan istiqomah, terus menerus.

Keempat, saling bantu, sinergi. Keberhasilan kerja organisasi bukanlah hasil kerja individual, tapi merupakan hasil kerja bersama, team work. Dengan team work yang baik akan menghasilkan karya besar organisasi. Komunikasi yang santun merupakan modal penting dalam team work.

Kelima, tawakal kepada Allah. Apapun yang kita kerjakan pasti ada izin dan ridha dari Allah. Keberhasilan kita juga atas izin Allah. Kita berkewajiban untuk berusaha dengan maksimal dan hasilnya kita serahkan sepenuhnya kepada kehendak-Nya.***


Tongato M Atmowinoto
Sekretaris Umum Yayasan PKP

Studi banding ke Pesantren Darul Arqom Muhammadiyah dan Pesantren Persatuan Islam Garut

PKP Jakarta Islamic School mengadakan studi banding ke Pesantren Darul Arqom Muhammadiyah dan Pesantren Persatuan Islam Garut pada Rabu - Kamis (25 - 26/7/2018). Dua pesantren ini dikunjungi karena mengelola asrama santri putra dan putri tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA). Hal itu terkait rencana PKP yang akan membuka pendidikan pesantren (boarding school) tahun pelajaran 2019/2019.

Ada banyak pelajaran yang dapat dipetik dari kunjungan dua pesantren terkenal di Garut itu. Pertama, kurikulum. Dua pesantren tersebut menggunakan kurikulum yang didesain pemerintah dan kurikulum pesantren sekaligus secara bersamaan, tanpa ada pengurangan. Hal ini dimungkinkan karena para santri tinggal di asrama sehingga dapat fleksibel dalam pengaturan jadwal pelajaran dari waktu subuh hingga pukul 21.00 malam.

Kedua, manajemen asrama. Pengelolaan dan pengawasan aktivitas santri berjalan integratif dan komprehensif, dari aktivitas pagi, siang sampai dengan malam. Unsur guru dan karyawan memberikan pendampingan dan pembimbingan dengan sepenuh hati.
 

Ketiga, keikhlasan. Tampak keikhlasan para guru dan karyawan dalam melaksanakan pengelolaan pesantren. Hal ini bukan terjadi dengan sendirinya, melainkan adanya rekayasa sosial yang dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan.
 

Keempat, jaminan kehidupan. Hal ini merupakan buah dari rekayasa sosial. Penghidupan guru dan karyawan mendapatkan perhatian penuh. Mereka mendapatkan fasilitas penghidupan dasar mulai dari papan, pangan sampai dengan jaminan kesehatan dan pendidikan bagi putra-putrinya.

Kelima, usaha ekonomi. Usaha ekonomi merupakan unsur penting dari penopang utama dalam pembiayaan operasional dan kegiatan pesantren. Bahkan di Pesantren Darul Arqom tercatat mencapai 75 persen pembiayaan bersumber dari usaha ekonomi ini. Hanya 25 persen pembiayaan yang berasal dari orang tua santri. Usaha pertanian, peternakan, dan jasa merupakan usaha yang dilakukan. Peran donatur perorangan, perusahaan maupun bantuan pemerintah juga memiliki kontribusi yang tidak kecil.

Demikian diantara pelajaran yang dapat dipetik sebagai bahan penyusunan konsep dan pelaksanaan pesantren PKP. Sukses selalu.***


Tongato M Atmowinoto
Sekretaris Umum Yayasan PKP

Selasa, 03 Juli 2018

Guru Sejati

Guru Sejati
oleh : Dr Tongato -Guru PKP Jakarta Islamic School-

GURU SEJATI 1
Guru sejati mengenal nama satu persatu muridnya. 


Tak ada satu pun nama muridnya yang tidak ada dalam memorinya. 
Ketika menyapa, ia akan menyebut pemilik nama itu.
Guru sejati menyadari bahwa nama adalah bunyi yang paling indah di telinga ketika diucapkan seseorang. Demikian kata pujangga. Karena paling indah maka orang yang disebutkan akan selalu senang mendengarnya. 
Ketika ada orang menyapa dengan menyebut nama kita. Kita diingatkan seperti menerima hadiah yang tak tergantikan.
Ketika guru sejati lupa nama muridnya, ia akan berusaha sekuat tenaga untuk menemukannya kembali. Ia menghafal nama nama muridnya. 
Ada saatnya guru sejati  lupa nama muridnya. Ketika hal itu terjadi ia akan menanyakan pada seseorang tanpa diketahui pemilik nama. Ia tidak pernah menanyakan secara langsung nama yang bersangkutan. Baginya ini merupakan hal yang tabu. Meski menempuh jalan memutar, ia menjalaninya demi mengenal nama muridnya.***

GURU SEJATI 2
Guru sejati selalu mendoakan keberhasilan para muridnya.


Doa merupakan instrumen penting dalam kehidupan manusia. Ia bisa menjadi motivasi untuk mendorong seseorang meraih cita-citanya. 
Menyadari dan meresapi serta meyakini hal tersebut, guru sejati selalu mendoakan para muridnya dalam setiap kesempatan.
Guru sejati mendoakan muridnya tidak mengenal waktu, saat berhadapan dengan muridnya atau pun saat sendiri di malam yang sunyi. 
Harapannya Sang Pencipta Yang Mahakuasa menurunkan rahmat dan hidayat-Nya bagi murid muridnya serta melapangkan jalannya dalam memantapkan diri dalam  mendalami ilmu untuk meraih masa depannya yang gemilang.***

GURU SEJATI 3
Guru sejati selalu menginspirasi murid-muridnya.

Menginspirasi para muridnya dalam pembelajaran merupakan upaya yang selalu diupayakan guru sejati. Meskipun upaya ini tidak selalu berhasil, namun guru sejati selalu mengusahakannya. 
Bila dalam satu hari, berhasil menginspirasi muridnya, ia akan bahagia dalam menutup harinya. Sebaliknya, bila gagal, guru sejati akan segera melakukan instrospeksi dan evaluasi, menengok kembali apa yang telah dilakukan tanpa sekalipun menyalahkan situasi apalagi para muridnya.

Selanjutnya, ia sibuk mencari inspirasi dari buku-buku di perpustakaannya. Memandang dan merenungi alam yang terbentang pada siang dan malam hari. Ia juga mencari inspirasi dengan browsing di dunia maya, selain juga melakukan dialog intens dengan kolega guru dan juga dengan para muridnya. 
Ia tak malu bertanya, baik kepada rekan guru maupun juga kepada para muridnya. Ia mencari inspirasi kepada siapa saja dan kapan saja.

Guru sejati berkeyakinan bahwa seluruh penciptaan adalah inspirasi dari Sang Mahakuasa yang takkan kering mengalirkan inspirasi kepadanya.***

GURU SEJATI 4
Guru sejati adalah guru pembelajar.

Menyadari bahwa ilmu pengetahuan dan teknologi terus berkembang serta tantangan yang dihadapi murid berbeda dari yang dihadapinya dirinya saat mengenyam pendidikan, maka guru sejati selalu belajar.
Belajar merupakan bentuk kerendahan hati, lawan dari tinggi hati. Tinggi hati, sikap paling tahu segalanya yang akan menutup pintu bagi pengetahuan dan kebijaksanaan. 
Adalah hal yang berbahaya manakala hati sudah tertutup untuk mendapatkan pengetahuan dan kebijaksanaan. Keadaan inilah yang amat ditakuti guru sejati. 
Oleh karenanya, guru sejati selalu berusaha menghindari sikap dan perilaku demikian.
Sebagai seorang pembelajar, guru sejati selalu membuka telinga, mata dan hati lebar-lebar. Telinga ada dua, mata ada dua dan hati pun ada dua, sementara mulut hanya ada satu. 
Penciptaan Yang Mahakuasa ini tentu bukan tanpa makna. Ini artinya kita hendaknya lebih banyak mendengar, lebih banyak melihat dan lebih banyak empati, bukan lebih banyak bicara tanpa terlebih dahulu mendengar dengan seksama, melihat dengan cermat dan dengan disertai meresapi dalam hati. 
Sebagai manusia pembelajar, guru sejati menjadikannya hal-hal tersebut sebagai prinsip hidupnya.***

GURU SEJATI 5
Guru sejati datang lebih awal sebelum proses pembelajaran dimulai.

Datang lebih awal sebelum pembelajaran dimulai memberikan kesempatan diri untuk mempersiapkan segala hal. Entah itu media/alat pembelajaran, sumber belajar yang diperlukan ataupun kerapihan diri.
Datang lebih awal juga akan memberikan jeda untuk mengambil napas, menata pikiran dan perasaan sebelum masuk ruang belajar. 
Dengan kesiapan diri yang optimal maka proses pembelajaran juga akan  menghasilkan prestasi yang maksimal, baik bagi para muridnya maupun bagi dirinya.
Bagi guru sejati, perkataan tersebut bukan sekadar slogan yang memotivasi. Tapi kebiasaan yang telah terbukti hasilnya. Bertahun-tahun menjadi guru, dan hadir lebih awal, hasil yang didapat pun tidak sia-sia. 
Suatu waktu, ketika guru sejati datang terlambat karena sebab yang tidak terelakkan, ia merasa ada sesuatu yang tanggal. Gelisah muncul dan rasa tergesa menghantamnya. 
Ketika hal ini terjadi, ia segera mengambil napas dalam-dalam. Menenangkan diri dan dengan takzim meminta maaf pada para muridnya.***

GURU SEJATI 6
Guru sejati melakukan persiapan secara maksimal sebelum mengajar.


Dalam kegiatan belajar mengajar terdapat kegiatan take and give. Ini bukan berarti guru hanya memberi atau murid hanya menerima. Guru dan murid memiliki kesempatan yang sama, baik dalam menerima maupun memberi dengan catatan guru sejati menfasilitasinya dengan menciptakan suasananya. Suasana pembelajaran yang kondusif dan menyenangkan untuk memaksimalkan hasil pembelejarannya.
Dengan demikian, guru sejati mempersiapkan dirinya dengan persiapan yang maksimal sebelum pembelajaran. Pertama-tama, guru sejati mempersiapkan materi pembelajaran yang akan mengantarkan para muridnya untuk menguasai kompetensi yang dipelajarinya. 
Kedua, mempersiapkan mental psikologi diri dan para muridnya agar proses pembelajaran penuh warna, menantang sekaligus menyenangkan. 
Dan ketiga, menyiapkan sarana dan sumber pembelajaran sebagai pendukung keberhasilannya dalam mengajar. 
Keberhasilan para muridnya dalam pembelajaran menjadi hal utama guru sejati. Dan persiapan yang benar dan optimal menjadi kemestian yang dilakukan guru sejati.****

GURU SEJATI 7
Guru sejati selalu merasa bahagia mendengar muridnya sukses dalam hidup. 


Adalah suatu kebahagiaan manakala guru sajati bertemu dengan muridnya setelah sekian lama tak bertemu. Dan kebahagiaan itu semakin lengkap manakala murid yang dulu pernah belajar bersamanya menjadi orang yang berhasil. 
Sebaliknya guru sejati akan merasa sangat sedih manakala murid yang bertemu menceritakan kegagalan demi kegagalan dalam hidupnya. Terasa ada kesia-siaan dalam hidupnya sebagai seorang guru. Ada sesuatu yang salah dalam mendidiknya, dalam membimbingnya menuju jalan kebahagiaan. 
Keyakinannya bahwa semua murid memiliki kelebihan di bidangnya masing-masing terasa runtuh. Dan peta jalan keberhasilan yang telah diajarkannya kepada para muridnya terasa hambar, tidak jelas arahnya.
Meski pun demikian, hal yang paling bisa dilakukan adalah mendoakannya. Doa yang disertai dengan nasihat yang menyemangati.****

GURU SEJATI 8
Guru sejati meyakini bahwa tak ada murid yang tidak dapat berprestasi. 


Semua murid adalah makhluk kecil yang sedang bertumbuh mengembangkan potensi dirinya. Mereka sedang bertualang untuk menemukan jati dirinya. Kadang mereka tampak bodoh dalam satu sisi, tapi tak jarang mereka mampu melakukan banyak hal dengan gemilang. 
Elang hebat ketika terbang dan menjadi raja angkasa. Belibis lincah meluncur sembari menangkap mangsanya. Dan harimau tak gentar menghadapi hyena karena percaya bahwa hyena tak kan berani menyerangnya. Masing- masing mereka memiliki kehebatannya seperti juga mereka yang menyandang predikat murid.
Adalah suatu keberkahan manakala  murid menemukan guru yang mampu mengasahnya menjadi manusia hebat sesuai potensinya. Guru sejati selalu berusaha menghebatkan setiap murid sesuai potensi yang dimilikinya.****

GURU SEJATI 9
Guru sejati tak pernah menunda dalam memperbaiki perilaku menyimpang muridnya.

Kadang ada murid yang bersikap dan berperilaku menyimpang dari norma masyarakat. Motifnya bisa beragam seperti juga situasi yang menyebabkannya bersikap dan berperilaku demikian.
Menemui murid yang bersikap dan berperilaku menyimpang, guru sejati sigap memperbaikinya. Entah dalam keadaan letih atau sibuk. Guru sejati yakin bahwa perbuatan menyimpang itu menular dan memiliki potensi kuat untuk menjadi permanen, mendarah daging. Bila ini terjadi maka akan sulit untuk memperbakinya.
Guru sejati selalu mencamkan kata-kata gurunya bahwa kesalahan-kesalahan kecil yang berulang dan tidak ada seorang pun yang mengingatkannya bahwa hal demikian buruk akan menjadi bagian yang dibenarkan dalam diri pelakunya. 
Hal ini telah tertanam kuat dalam aktivitasnya mempersiapkan  dasar-dasar pendidikan bagi para muridnya sebagai pemilik masa depan.
****

GURU SEJATI 10
Merasa tahu segalanya merupakan sikap yang selalu dijauhi guru sejati.

Adalah sikap bodoh bila merasa dirinya tahu segalanya. Di samping tidak ada manusia yang tahu segalanya juga karena hal itu menunjukkan kesombongan. Bila sombong telah merasuki diri seseorang maka tinggal tunggulah kejatuhannya. 
Tahu segalanya adalah milik yang Mahatahu. Manusia hanya tahu serba sedikit. Ibarat tetesan air dari jari yang baru dicelupkan ke dalam samudra luas. Itu saja, tak lebih. Jika demikian, apa pantas bila kita menyombongkan diri bahwa dirinya tahu segalanya? 
Guru sejati menyadari dan meyakini akan hal itu. Oleh karenanya manakala ada sedikit perasaan tahu segalanya menghampirinya, ia cepat-cepat menjauhi. Bukan takut, hanya tahu konsekuensinya. Maka dari itu dibuangnya jauh-jauh perasaan seperti itu.****

PENGUMUMAN HASIL SELEKSI CALON PESERTA DIDIK MTs PKP JIS
TAHUN PELAJARAN 2018/2019
GELOMBANG I I
       
NO NAMA SEKOLAH ASAL KETERANGAN
1  KAYLLA VISYARIA P SDI PB SOEDIRMAN LULUS
2  M. DHAVA HERLIANSYAH SDN CIRACAS 03 PG LULUS
3  RAIHAN PRATAMA SUBARDIANTA SDS ANGKASA 12 HALIM LULUS
4  IRFAN MAULANA  SUBARDIANTA SDS ANGKASA 12 HALIM LULUS
5  REIZKY RAMADHIANI P SDN RAMBUTAN 06 LULUS
6  ZAINAB NASYWA AL FAIZAN SD ALAM BEKASI LULUS
7  HAASYA DZAKIRA AZKA SDN PERUMNAS 1 JAYAPURA LULUS
8  NADIYA FEBRICYA AURIN SDN CIBUBUR 01 LULUS
9  M. ZAKI AULIA RACHMAN SDN RAMBUTAN 05 PG LULUS
10  RASSYA RAMADHAN SDI AL AZHAR 20 LULUS
11  MUAMAR DAFFA MULIANA SDN PEKAYON 10 PG LULUS
12  M. PANDU HARDJOYO P SDN CIBUBUR 01 PG LULUS
13  RAFFI TRYSTAN HAIFFA SDS KARTIKA X-4 LULUS
14  M. RAYHAN SDI YASMIN LULUS
15  HAYKAL FAKHRIANSYAH SD TUNAS PERTIWI LULUS
16  MUHAMMAD DAFFA AL GHIPARAY SDN 03 PEKAYON LULUS
17  FIKAR REKSA RUCHYAT SDN CIPAYUNG 02 LULUS
18  ZABRINA RAHMAWATI SDN CIBUBUR 05 LULUS
19  DHARA AGHNI SEPTIANINGRUM SDN TUGU VI CIMANGGIS LULUS
20  SILVIA SALWA ANDRIYANI SDS KEMALA BHAYANGKARI LULUS
21  MUHAMMAD MIRZA P MI PKP LULUS
22  M. GHIFRAN AL AZAM SDN CIBUBUR 03 LULUS
23  RAJWA AQILLA SYARIF MIS AL KAROMAH BERASTAGI LULUS
24  RAVIANO BAHY SAPUTRA SD PONDOK DUTA LULUS
25  OCTOREZA RAJENDRA PUTRA SDS AMARILYS LULUS
26  DESYINTA KUSUMA N SDN CIRACAS 13 PG LULUS
27  RAFI ADITYA WAHYUDI SDN CIRACAS 03 PG LULUS
28  SULTAN RACHEN SDN CIBUBUR 03 LULUS
29  HANIVA MIANA SDIT ASSAFIYAH LULUS
30  DANZEL M ALFARANDHA TALUMEPA SD MUHAMMADIYAH 3 LULUS
31  MUHAMMAD AURAKHA REFHANSA SD PD RANGGON 04 PG LULUS
32  AMANDA CANDRA DEWI SDN CIBUBUR 01 LULUS
33  SALWA AYU FEBRIANTI SDN CIBUBUR 05 PG LULUS
34  ABRAR JHODY A SDI AL JANAH LULUS
35  NAILA SALSABILA SDN CIBUBUR 10 LULUS
36  HILMY FARRAZ MI PKP LULUS
37  VIRA DWI WULANDARI SDN DUKUH 01 PG LULUS
38  HANA SAHIRA MI PKP LULUS
39  YAFIE HAKIM SD I PB SOEDIRMAN LULUS
40  NABILA FASYA SD I PB SOEDIRMAN LULUS
41  CHERYL ATHANAILA SDN PEKAYON 05 LULUS
42  AYU INDAH LESTARI SDN CIBUBUR 01 LULUS
43  GALIH PUTRA P MIN 12 CIBUBUR LULUS
44  HENRY REGAN YASYA SDN PEKAYON 12 LULUS
45  MUHAMMAD GALUH ADRIANSYAH SDN BAMBU APUS 04 LULUS
46  NAYLA SACHWA PUTRI MI PKP LULUS
47  M. FADLI SATRIO SDN PEKAYON 15 LULUS
48  DANISH HARIS JL SD GLOBAL ISLAMIC SCHOOL LULUS
49  FAFA FAREVA SDI TELADAN SUCI LULUS
50  M. AZKA AZIZUL HAQ SDI TELADAN SUCI LULUS
51  M. RIZKY MUBAROK SDI TELADAN SUCI LULUS
52  M. HADYAN DANISWARA ARJUNA MIS AL WAHYU LULUS
KETERANGAN
1. Calon peserta didik yang dinyatakan lulus wajib lapor diri (daftar ulang) mulai tanggal 4 Juli s.d 13 Juli 2018
2. Calon peserta didik yang dinyatakan LULUS tetapi tidak lapor diri  (daftar ulang) dinyatakan mengundurkan diri.
         
  Jakarta, 3 Juli 2018  
     
     
  Panitia PPDB MTs PKP JIS  

Selasa, 05 Juni 2018

Prestasi MTs PKP tahun pelajaran 2017/2018

Alhamdulillahi robbil alamin,
Selamat kepada siswa MTs PKP yang telah mendapatkan prestasi sebagai berikut;

Jenis Prestasi

Robotic

Nama Kegiatan

Robot Rescue Humanoid
Predikat

Bronze

Penyelenggara

Indonesian Science Engineering Festival

Tingkat/waktu

Internasional /           Des 2017
Robot Brick Speed Silver Indonesian Science Engineering Festival Internasional /           Des 2017
Robot Amphibi Silver Indonesian Science Engineering Festival Internasional /           Des 2017
Robot Aerial Bronze Indonesian Science Engineering Festival Internasional /           Des 2017
Robot School Competition Participant Singapore Robotic Games Internasional /            Jan 2018
Robot Tug Of War Judge Choice Awards Malaysia International Lego Education Internasional /            Feb 2018

Olahraga

Pencak Silat

Juara 1

Jakarta Championship 8

Jakarta 8 / Mar 2018

Fotografi

Diponegoro Expo

Juara 1

SMA Diponogoro Jakarta

Jabodetabek /             Jan 2018
Al haraki Cup Juara 3 SMP Al Haraki Depok Jabodetabek /             Nov 2018

Seni

Tahfidz

Juara 1

PKP

PKP / Feb 2018
MTQ Juara 1 PKP PKP / Feb 2018


Semoga tahun ajaran mendatang bisa lebih baik lagi.

Senin, 28 Mei 2018

Pengumuman Kelulusan Kelas 9 MTs PKP 2017-2018


Berdasarkan rapat pleno dewan guru pada hari Kamis, 25 Mei 2018 pukul 10.00
dengan mempertimbangkan
1. Mengikuti seluruh program pembelajaran kelas 7-9 semester 1-6
2. Mengikuti ujian berupa; Ujian Praktek, UAMBN, UMBN dan Ujian Nasional
3. Berprilaku baiik
Maka ditetapkan berikut ini ;

NO NO PESERTA NAMA L/TL
1 05-874-001-8 Abimanyu Rafi Arundaya L
2 05-874-002-7 Adam Pratama Yudya Putra L
3 05-874-003-6 Ahmad Dipa Khawarizmi L
4 05-874-004-5 Ahmad Izzy L
5 05-874-005-4 Allyah Kaori Putri L
6 05-874-006-3 Andre Mahendra L
7 05-874-007-2 Asyifa Fidella Putri L
8 05-874-008-9 Azka Abdullah Pasha L
9 05-874-009-8 Clarissa Najwa Mahira L
10 05-874-010-7 Falih Abdul Malik L
11 05-874-011-6 Fauzan Dzaki Abdullah L
12 05-874-012-5 Hanan Athariq Al Hanif L
13 05-874-013-4 Ilham Alan Faizal L
14 05-874-014-3 Ivana Aulia Hendriawan L
15 05-874-015-2 Kidung Kalijaga L
16 05-874-016-9 Muhammad Alfi Syahrin L
17 05-874-017-8 Muhammad Dave Al Ghifari L
18 05-874-018-7 Muhammad Nhafal Atha L
19 05-874-019-6 Nabila Ilham Rivai L
20 05-874-020-5 Najwa Aliyah Putri L
21 05-874-021-4 Nazhwa Salsabila Ahwari L
22 05-874-022-3 Rafa Laila L
23 05-874-023-2 Raihan Ramadhan L
24 05-874-024-9 Ramadina Vionda L
25 05-874-025-8 Ratri Amalia Sugesti L
26 05-874-026-7 Ridho Abdillah Nur L
27 05-874-027-6 Rizqy Ananda Dewi Syah Putri L
28 05-874-028-5 Safaa Sabika L
29 05-874-029-4 Safira Chairunisa Hasibuan L
30 05-874-030-3 Siva Maurilla Adni L
31 05-874-031-2 Sultan Althaf Athalah L
32 05-874-032-9 Vonny Sena Gladisti L
33 05-874-033-8 Afina Anugrahwati L
34 05-874-034-7 Annas Firdaus Salam L
35 05-874-035-6 Ardyana Prayoga L
36 05-874-036-5 Arfamevia Chika P L
37 05-874-037-4 Chintia Azahra Nurfaiza L
38 05-874-038-3 Daffa Zieddane Kusumah L
39 05-874-039-2 Diaz Arifianto L
40 05-874-040-9 Farras Abiyyu Widayawan L
41 05-874-041-8 Febrian Mantovani L
42 05-874-042-7 Frizky Prayoga L
43 05-874-043-6 Ghefira Aulia Nurul Azizah L
44 05-874-044-5 Harits Raja Ashidiq L
45 05-874-045-4 Jhessica Hawana Gultom L
46 05-874-046-3 Jihan Afra Qatrunnada L
47 05-874-047-2 Mochammad Rafi Mahesya L
48 05-874-048-9 Muhammad Bintang Valentino Akbar L
49 05-874-049-8 Muhammad Fathih Akbar L
50 05-874-050-7 Muhammad Haikal L
51 05-874-051-6 Nabila Tri Anggraeni L
52 05-874-052-5 Naufal Rifqi L
53 05-874-053-4 Nayyra Ashfarani Sayyida L
54 05-874-054-3 Nur Alifa Ramadhania L
55 05-874-055-2 Putra Andika Satria Erlangga L
56 05-874-056-9 Qonita Khairunnisa L
57 05-874-057-8 Raffi Putra Susanto L
58 05-874-058-7 Rahul J.Ghani L
59 05-874-059-6 Rayhan Ahmad Nugraha L
60 05-874-060-5 Reihan Galihfarrel L
61 05-874-061-4 Renhad Aulia Wijaya L
62 05-874-062-3 Reyna Zahia L
63 05-874-063-2 Sri Fauzie Kurniawan  L
64 05-874-064-9 Wulan Ainun Rusdi L
65 05-874-065-8 Zafira Nuraini L
66 05-874-066-7 Ahmad Julyan Nandra Suryaman L
67 05-874-067-6 Ahmad Syamsudin Afif Fauzi L
68 05-874-068-5 Alif Maulana L
69 05-874-069-4 Ardiansyah Yudhi Kurniawan L
70 05-874-070-3 Arjuna Rafif Septa Andrian L
71 05-874-071-2 Aulia Fatimah Rachmadewi L
72 05-874-072-9 Azifah Saritani Lamakampali L
73 05-874-073-8 Cikal Arifia L
74 05-874-074-7 Dyfan Alfath Djidan Aldani L
75 05-874-075-6 Fa'uz Zhafran Kamil L
76 05-874-076-5 Kaessa Nabilla Kurnia Dewi L
77 05-874-077-4 Khairur Raziq Uvuqyl A'la L
78 05-874-078-3 Laurency Marcelia L
79 05-874-079-2 Mabita Rasyidatul Awalia L
80 05-874-080-9 Mellyani Dwi Anggraini Putri L
81 05-874-081-8 Metha Anugerah L
82 05-874-082-7 Muhammad Haykal Malius L
83 05-874-083-6 Muhammad Zulfan Fachrezi L
84 05-874-084-5 Naufal Alfaza L
85 05-874-085-4 Nuvietta Indria Rindani L
86 05-874-086-3 Octavia Zubin Irani L
87 05-874-087-2 Prasetyo Restu Nugroho L
88 05-874-088-9 Reza Mahendra L
89 05-874-089-8 Riyan Ishikawa L
90 05-874-090-7 Rizky Ahmad Fahrezy L
91 05-874-091-6 Sandrina Yuka Indira L
92 05-874-092-5 Satrio Ridho Utomo L
93 05-874-093-4 Shabri Yudhistira L
94 05-874-094-3 Sisca Febriyanti Beauty L
95 05-874-095-2 Vadya Putri Kusumaningati L
96 05-874-096-9 Abu Bakar Shidqi Azhari L
97 05-874-097-8 Alif Ambiyaa Utama L
98 05-874-098-7 Amalia Amanda Wahyuningtyas L
99 05-874-099-6 Andre Al Fateh L
100 05-874-100-5 Andrean Alfian Nurfadilah L
101 05-874-101-4 Annisa Eka Nurfirli L
102 05-874-102-3 Atikah Shafa L
103 05-874-103-2 Azzharyne Agrifina Zahran L
104 05-874-104-9 Bintang Fauzan Putra Feryella L
105 05-874-105-8 Christianto Tri Raihan L
106 05-874-106-7 Deliana Rahmi L
107 05-874-107-6 Fathir Rizqi Nugroho L
108 05-874-108-5 Hasan Al Farobi L
109 05-874-109-4 Kelvin Otto Prayoga L
110 05-874-110-3 Mesty Artia Sari L
111 05-874-111-2 Muhammad Fadhil Zaidan L
112 05-874-112-9 Muhammad Farhan Fadhila L
113 05-874-113-8 Muhammad Rafshanjani At-Thoriq L
114 05-874-114-7 Noverita Alia Putri L
115 05-874-115-6 Raden Sri Ariana Melati L
116 05-874-116-5 Reno Akbar Fahreza L
117 05-874-117-4 Rifqi Athallah Naufal Wardhana L
118 05-874-118-3 Rissang Ilhan Firmanandi L
119 05-874-119-2 Rizky Fatimah L
120 05-874-120-9 Rosi Stephens L
121 05-874-121-8 Salsabil Aura Hakim L
122 05-874-122-7 Sekar Ayu Azzahra L
123 05-874-123-6 Syahla Nur Aini L
124 05-874-124-5 Syakila Vidyanata Kalam L
125 05-874-125-4 Zidhan Satrio L
Keterangan :
1. Untuk mengetahui nilai Ujian Nasional bisa menghubungi wali kelas masing-masing
2. Surat Hasil Ujian Nasional Sementara bisa diambil pada hari Rabu, 31 Mei 2018 mulai pukul 08.00 s.d 13.00
3. Peserta didik diwajibkan berpakaian seragam setiap datang ke sekolah.