Kamis, 09 April 2015

Ahok Resmikan Sekolah Bernuansa Islami PKP Jakarta Islamic School

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus mengembangkan lahan berpotensi di Pondok Karya Pembangunan (PKP), Ciracas, Jakarta Timur. Lahan milik Pemprov dengan luas 18 hektare dikembangkan dengan membangun Gelanggang Olahraga (GOR) dan juga membangun asrama.
gubernur-dki-jakarta-ahok-_150330130255-693
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama datang untuk meresmikan GOR PKP dan membangun asrama untuk para siswa. PKP dulunya telah dibangun berkat perjuangan mantan Gubernur DKI, Ali Sadikin.
“Kita bukan hanya meresmikan GOR, tapi kita juga mencanangkan membangun asrama dengan kapasitas 2000 siswa. Kalau ditanya kenapa ini penting, yang saya lihat ada sedikit persoalan,” kata Basuki, Rabu (8/4).
Menurutnya asrama di DKI banyak berasal siswa dari keluarga mampu. Padahal sekolah seperti ini dapat menolong warga yang tidak mampu.
Ia mengatakan, siswa memiliki ruang yang baik untuk belajar. Bukan seperti di rumah yang sepetak ditinggali banyak anggota keluarga. Tujuan pembangunan asrama untuk mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang baik.
“Sekolah-sekolah seperti ini bukan hanya mendidik siswa jadi pintar, tapi juga mempersiapkan siswa untuk mengerti dan mengenal Tuhan Yang Maha Esa. Ketika dunia begitu kacau, ke depan kita harus menyiapkan siswa yg berakhlak,” papar Ahok sapaan akrab Basuki.
PKP DKI Jakarta terdiri dari sekolah berjenjang dengan pendidikan bernuansa Islami. PKP juga disiapkan untuk menyiapkan generasi muda yang berakhlak Islam. Adapun PKP DKI merupakan Proyek Monumental MTQ Nasional ke V pada1972 yang didukung penuh oleh Ali Sadikin.
“Kita optimis karena ini didirikan dengan ambisi yang jelas. Ali Sadikin dan AM Fatwa visinya jelas. Kita pengen ada sekolah umum tapi anak-anaknya dilatih seperti anak pesantren. Ini cocok dengan program Jakarta,” kata mantan Bupati Belitung Timur ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar